Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts
Friday, September 30, 2016
Maling Di Jalan Biawan Orang Stress
sadewa82 - Samarinda sudah tidak aman, begitu ungkap warga yang ikut menonton siaran langsung maling ketangkap basah oleh warga tanggal 30 september 2016 pukul 20.00 wita di jalan biawan persis didepan jalan rumbia. masyarakat bejubel ingin memberikan tanda mata ke sipelaku, untungnya pelaku sempat diamankan hingga tidak terlalu parah merasakan bogem mentah puluhan warga.
informasi korban yang juga berjualan bubur, sipelaku mengambil termos yang dipakai untuk tempat nasi, saat berbenah tutup warung korban sibuk dengan angkatan barang mondar-mandir dari warung kerumah, saat termos akan diangkat si termos sudah jalan-jalan dengan yang sekarang dijadikan pelaku.
warga yang paham dengan kondisi kejiwaan pelaku segera mengamankan masuk kedalam rumah.
"dari pada di make over di wajah sama kemarahan warga, saya amankan disini saja" ujar sipemilik rumah
salah satu warga mengatakan sering melihat pelaku berkeliaran, pelaku rupanya mengalami gangguan kejiwaan setengah-setengah. pelaku pernah bikin onar di depan stadion segiri samarinda mengamuk dengan membawa senjata tajam ditangannya.
Videotron Tampilkan Tayangan Porno
Videotron yang terletak di Jl Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menayangkan konten video porno.
Tayangnya lumayan lama sekitar 10 menit. Lantas dimatikan orang yang lewat dengan menurunkan panel listrik di tiang itu. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, polisi sudah turun tangan untuk menyelidiki konten pornografi yang muncul di videotron di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini.
Ahok belum mengetahui apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Dia menyerahkan semuanya kepada polisi.
Sebelumnya, sebuah videotron di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menayangkan adegan video film porno. Tayangan tersebut muncul sekitar pukul 13.00-14.00 WIB. Durasi yang terdeteksi penayangan video itu selama lebih kurang lima menit.
Tayangan itu kemudian diketahui oleh Suku Dinas Komunikasi, Informasi, dan Masyarakat (Kominfomas) Jakarta Selatan. Videotron itu kemudian diputuskan sambungan listriknya. Videotron yang diduga dibobol oleh hacker tersebut dikelola oleh PT Transito Adiman Jati.
Thursday, September 29, 2016
Bikin Rusuh Lagi Anak-Anak Ini...
sadewa82 - Tanggal 29 September 2016 Pukul 21.45 Wita, saat dimana warga istirahat, tiba-tiba dari ujung gang Jalan Urip Sumoharjo segerombol anak-anak baru gede berlarian sambil berteriak-teriak. mereka bikin rusuh lagi dengan tawuran, medan yang dijadikan tempat pertempuran tepat didepan gang 2 Jalan Urip Sumoharjo atau sekitar hotel merdeka samarinda. tidak mau ambil pusing warga turun tangan melerai dan sebagian diamankan. saksi mengatakan remaja yang tinggal disekitar jalan tersebut di pukul orang yang bukan dari daerah tersebut dan umurnya diperkirakan lebih tua dari yang diserang sebagai korban. melihat temannya di serang kawanan korban membantu sehingga terjadi serang menyerang.
Wednesday, September 28, 2016
Maling Kepuhunan Di Jalan Pemuda Samarinda
Kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini membuat aksi kejahatan semakin meningkat. Bahkan, pelaku kejahatan cenderung nekat melakukan aksinya.
Seperti yang terjadi Rabu malam 29 September 2016, sekira pukul 22.00 WITA di Jalan Pemuda, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Seorang anak baru gede (ABG), MH, warga Muso Salim nekat mengambil tabung gas dari sebuah mobil pengangkut gas yang sedang berhenti saat membongkar muatan.
Yusuf, saksi mata yang juga warga Jalan Pemuda 1 Samarinda, saat itu berada tepat di depan rumahnya, melihat ulah pelaku yang melakukan aksinya di seberang jalan.
Dengan menggunakan motor Satria G warna biru, MH bersama rekannya berinisial E melintasi Jalan Pemuda dari arah pom bensin. Nah, tepat di samping mobil pick up yang bongkar muatan, keduanya berhenti dan kemudian mengambil satu tabung gas melon dan langsung kabur.
Apes, aksi keduanya diketahui pekerja yang saat itu sedang bongkar muat. Salah satu pekerja kemudian mengejar pelaku dan berhasil menjatuhkan keduanya.
"Saat jatuh itulah kemudian pekerja berhasil menangkap M sementara E langsung kabur. Meski sempat dikejar, pria yang tidak memiliki pekerjaan ini berhasil meloloskan diri setelah masuk ke perumahan warga," kata Yusuf.
Penangkapan Mario membuat suasana Jalan Pemuda menjadi ramai. Ratusan warga sekitar langsung keluar rumah dan menghakimi pelaku.
Pelaku lari dari kejaran masyarakat sampai sempat terjun ke selokan untuk bersembunyi, polisi menyisir
Beruntung, petugas Polsekta Samarinda Utara segera tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Dengan luka di sekujur tubuh, M langsung dibawa ke Polsekta Samarinda Utara.
Kepada petugas, M mengaku iseng mengambil gas melon itu untuk dijual kembali.
"Saat melintas Jalan Pemuda, liat mobil melon bongkar gas, lalu muncul ide untuk mengambil gas itu," kata M singkat.
Saat ini, polisi masih memburu satu orang pelaku yang identitasnya telah diketahui dan kasusnya ditangani oleh Polsekta Samarinda Utara
Seperti yang terjadi Rabu malam 29 September 2016, sekira pukul 22.00 WITA di Jalan Pemuda, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Seorang anak baru gede (ABG), MH, warga Muso Salim nekat mengambil tabung gas dari sebuah mobil pengangkut gas yang sedang berhenti saat membongkar muatan.
Yusuf, saksi mata yang juga warga Jalan Pemuda 1 Samarinda, saat itu berada tepat di depan rumahnya, melihat ulah pelaku yang melakukan aksinya di seberang jalan.
Dengan menggunakan motor Satria G warna biru, MH bersama rekannya berinisial E melintasi Jalan Pemuda dari arah pom bensin. Nah, tepat di samping mobil pick up yang bongkar muatan, keduanya berhenti dan kemudian mengambil satu tabung gas melon dan langsung kabur.
Apes, aksi keduanya diketahui pekerja yang saat itu sedang bongkar muat. Salah satu pekerja kemudian mengejar pelaku dan berhasil menjatuhkan keduanya.
"Saat jatuh itulah kemudian pekerja berhasil menangkap M sementara E langsung kabur. Meski sempat dikejar, pria yang tidak memiliki pekerjaan ini berhasil meloloskan diri setelah masuk ke perumahan warga," kata Yusuf.
Penangkapan Mario membuat suasana Jalan Pemuda menjadi ramai. Ratusan warga sekitar langsung keluar rumah dan menghakimi pelaku.
Pelaku lari dari kejaran masyarakat sampai sempat terjun ke selokan untuk bersembunyi, polisi menyisir
Beruntung, petugas Polsekta Samarinda Utara segera tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Dengan luka di sekujur tubuh, M langsung dibawa ke Polsekta Samarinda Utara.
Kepada petugas, M mengaku iseng mengambil gas melon itu untuk dijual kembali.
"Saat melintas Jalan Pemuda, liat mobil melon bongkar gas, lalu muncul ide untuk mengambil gas itu," kata M singkat.
Saat ini, polisi masih memburu satu orang pelaku yang identitasnya telah diketahui dan kasusnya ditangani oleh Polsekta Samarinda Utara
Samarinda Seberang Darurat Geng Cilik Camat Turun Tangan
Camat Samarinda Seberang Ansarullah bersama Lurah Mangkupalas dan beberapa stafnya, serta Forum Karang Taruna Samarinda seberang, melakukan pantauan ke tempat-tempat yang disinyalir sebagai tempat geng cilik berkumpul, Selasa (27/9) pagi.
Saat disurvei, ditemukan banyak bekas ngelem, alkohol 70 persen beserta campurannyadi rumah-rumah kosong dan pegunungan di daerah Jalan Pattimura, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang.
Ketua Karang Taruna semangat Pelopor Mangkupalas Rusdiansyah Rays, mengaku sudah sering melakukan penggerebekan bersama polisi di wilayah tersebut, tetapi seharidi kantor polisi dilepaskan lagi. Tidak bisa ditindak, karena terbentur Undang-Undang Perlindungan Anak.“Ditahan lalu di lepas, ya begitu lagi. Jadi, satu-satunya cara terakhir menyelamatkan generasi kita, adalah dibuatkannya Perda Pemberian Efek Jera. Supaya mereka tidak mengulangi lagi, dan bisa berubah,” tegasnya.Sementara itu, menurut penuturan beberapa warga, daerah tersebut memang seringkali dijadikan tempat berkumpul, ngelem, serta minum-minuman gaduk (Oplosan, Red).“Tidak setiap hari, tetapi dalam seminggu, pasti ada 3 sampai 4 kali berkumpul. Waktunya tidak menentu, terkadang sore hari, lebih sering malam," ungkap Novi, warga Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang.Ibu tiga anak ini mengaku, dia dan masyarakat sekitar tidak berani menegur. Karena anak-anak geng tersebut melawan dan memiliki senjata tajam. “Jadi lebih baik diam daripada saat kami sedang beristirahat, tiba-tiba diserang. Anak-anak begitu kan nekad?” jelasnya lagi.Wanita berusia 54 tahun ini mengaku, sering kali melihat anak-anak tersebut bersembunyi dibalik pegunungan yang ada di wilayah tersebut. karena aman dan lepas dari pantauan polisi.“Apalagi kalau ada razia. Mereka pada lari ke gunung. Polisi kan tidak pernah memeriksa sampai ke sana? Jadi sambil ngelem, mereka memantau kegiatan razia,” ungkapnya sambil menggeleng heran.Sedangkan Camat Samarinda Seberang, Ansarullah, sangat terkejut dengan hasil penelusuran tersebut. Dia tidak pernah menyangka, hasil razia beberapa waktu belakangan ini belum beri efek jera.“Betul-betul kelewatan, ternyatamereka sangat pandai mengelabui pemerintah dan aparat keamanan. Saya akan mencari tahu tempat-tempat yang masih menjual lem dan alkohol tersebut,” kata Ansarullah dengan geram.Temuan itu makin mengukuhkan niatnya membasmi penyebaran “virus” geng cilik tersebut. Dia akan segera menyampaikan usulan pembuatan Perda tersebut. Sembari menunggu keputusan wali kota, dia mengaku, mendukung penuh pelatihan yang tengah dicanangkan KPAI Samarinda.“Kami hanya terkendala dibiaya konsumsi anak-anak itu. Saya berjanji, Muspika Samarinda Seberang akan bertanggung jawab untuk konsumsinya. Saya akan datangi semua perusahaan swasta yang Saya kenal. Kita harus bergerak,” tegasnya.
Pelayanan SIM POLRESTA Samarinda Masih Dalam Perbaikan
Permohonan maaf disampaikan Humas Polantas Polresta Samarinda melalui media sosial, bahwa sampai saat ini 29 september 2016 pengurusan SIM tidak dapat dilakukan untuk sementara karena adanya gangguan sistem server data dari pusat, warga diminta untuk bersabar.
"Perbaikan akan diselesaikan secepatnya, dan warga masyarakat samarinda dapat kembali mengurus SIM nya kembali"
Rajia Ranjau Paku Polsekta Samarinda Ilir
Bayaknya keluhan masyarakat masalah ranjau paku, khususnya di jalan Diponogoro dan jalan Imam Bonjol menggerakkan polsekta Samarinda Ilir untuk turun langsung, menyisir jalanan dengan peralatan seadanya menggunakan batang kayu yang telah dipasangi magnet.
respon masyarakat yang melintas memberikan jempol,
apalagi dalam penyisiran anggota hanya berjalan kaki.
Salut Pak..!!
Sumber : Facebook
Tuesday, September 27, 2016
Kesetrum Di Tiang Listrik Saat Rayakan Ulang Tahun
Sadewa82 - Senin 26 September 2016 Pukul 00.04 Wib Sandi alias Gepeng saat itu sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 28, tapi naas acara ulang tahun yang seharusnya meriah menjadi petaka bagi sandi. Teman-temannya mengerjai sandi dengan mengikat tubuhnya di tiang lampu lapangan Futsal dan basket, BSD Kecamatan Serpong, Kota Tanggerang Selalatan. kemudian temannya menyiram dengan air sontak tubuh sandi langsung tersengat listrik. Menyadari hal tersebut teman-teman sandi langsung meminta tolong petugas yang ada dilapangan tersebut untuk membantu melepaskan ikatan, kemudian korban langsung dibawa Eka Hospital. Namun sayang, Nyawa Sandi tidak tertolong padahal sempat mendapat penanganan di ruang UGD.
Himbauan Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri kepada masyarakat agar tidak merayakan ulang tahun secara berlebihan, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, katanya.
Monday, September 26, 2016
Mobil Damkar Kena Tilang Karena Ngebut Saat Terjadi Kebakaran
Satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten
Limapuluhkota ditahan Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres
Payakumbuh, Senin (26/9). Mobil yang saat itu bertugas memadamkan api yang membakar lahan di Kubang Gajah, Payakumbuh dihentikan petugas satlantas.
Menurut seorang sumber Haluan, petugas satlantas tersebut menahan
karena mobil damkar dengan alasan mengebut, dan melanggar verboden.
“Mobil ditahan, katanya (polisi) damkarnya ngebut, melawan verboden dan SIM dan STNK mobil tidak ada. Padahal sudah dijelaskan untuk surat-surat mobil itu ada sama komandan Damkar,” terang sumber tersebut.
Ia menjelaskan mobil Damkar tersebut dijemput oleh satu anggota polisi ke kantor Damkar menuju Pos Lantas di dekat SMP 1 Payakumbuh. “Parah" katanya melanggar lalu lintas, bukan ditahan di jalan raya.
“Mobil ditahan, katanya (polisi) damkarnya ngebut, melawan verboden dan SIM dan STNK mobil tidak ada. Padahal sudah dijelaskan untuk surat-surat mobil itu ada sama komandan Damkar,” terang sumber tersebut.
Ia menjelaskan mobil Damkar tersebut dijemput oleh satu anggota polisi ke kantor Damkar menuju Pos Lantas di dekat SMP 1 Payakumbuh. “Parah" katanya melanggar lalu lintas, bukan ditahan di jalan raya.
Subscribe to:
Posts (Atom)










